Lewati ke konten utama
Co-Creation

Kenapa Rekomendasi Konsultan Sering Berhenti di Laci

Sinergi Plus Consulting 5 menit baca

Laporan setebal 120 halaman bukan masalahnya. Masalahnya adalah orang yang harus menjalankannya tidak pernah dilibatkan saat solusi itu dirancang.

Hampir setiap organisasi punya satu map yang sama: folder berisi hasil kerja konsultan yang tidak pernah benar-benar dijalankan. Diagnosisnya biasanya tepat, datanya rapi, rekomendasinya masuk akal. Tapi enam bulan kemudian, tidak ada yang berubah.

Masalahnya bukan pada kualitas analisis

Model konsultasi tradisional bekerja dengan pola yang sangat jelas: we analyze — we recommend — you implement. Ada garis pemisah tegas antara pihak yang berpikir dan pihak yang menjalankan. Garis itulah yang menjadi titik kegagalannya.

Ketika sebuah solusi dirancang tanpa orang yang setiap hari menghadapi masalahnya, tiga hal hampir selalu terjadi:

  • Asumsi operasional yang keliru baru ketahuan saat implementasi dimulai.
  • Tim merasa solusi itu "milik konsultan", bukan milik mereka.
  • Tidak ada seorang pun di dalam organisasi yang mampu melanjutkan ketika konsultan pergi.

Ownership tidak bisa didelegasikan lewat presentasi

Rasa memiliki tumbuh dari keterlibatan, bukan dari sosialisasi. Tim yang ikut merumuskan masalah, ikut membuat prototipe, dan ikut mengambil keputusan akan mempertahankan solusi itu jauh lebih keras daripada tim yang sekadar menerima hasilnya.

Orang yang mengalami masalah harus dilibatkan dalam proses menemukan solusinya.

Apa yang berubah dengan pendekatan co-creation

Pada pendekatan co-creation, output fase pertama bukan "brief dari klien", melainkan joint problem statement — pernyataan masalah yang disusun bersama. Perbedaannya terlihat kecil di atas kertas, tapi menentukan siapa yang merasa bertanggung jawab atas hasil akhirnya.

Konsekuensinya, keberhasilan sebuah engagement tidak lagi diukur dari tebalnya laporan, melainkan dari apakah tim klien mampu menjalankan metodologinya sendiri setelah kami tidak lagi di ruangan itu.

Insight lainnya

Belum Menemukan Apa yang Sebenarnya Menghambat Bisnis Anda?

Melalui konsultasi, kami akan membantu mengeksplorasi tantangan yang sedang dihadapi, menemukan akar permasalahan, dan mengidentifikasi peluang perbaikan yang paling relevan.

Temukan Painpoint bisnismu di Konsultasi Gratis 2 Jam